By :
Unknown
Cheat Sheet Command Linux
Kali ini saya akan berabagi tentang macam macam Cheat Sheet yang ada pada Command Linux . untuk lebih jelasnya langsung saja check this out~
File Command
apt-cache “search nama aplikasi” = Mencari aplikasi yag sudah digunakan/didownload oleh apt-get
apt-cdrom add = Deteksi cd-rom
apt-get “instal letak & nama aplikasi” = Instal suatu aplikasi
apt-get update = Memeriksa pembaharuan dari aplikasi yang terinstal
apt-get upgrade = Memperbaharui aplikasi linux
ls = menampilkan daftar file dan folder di direktori yang sedang aktif
ls -a = menampilkan daftar file dan folder yang tersembunyi maupun tidak
ls -l = menampilkan daftar file dan folder beserta keterangan atributnya
ls -al = menampilkan daftar file dan folder dengan ditambah fungsi -a dan –l
cd “direktori/” = berpindah direktori sesuai nama yang dituju
cd~ = pindah ke direktori home
cd .. = pidah ke direktori sebelumnya
pwd = menampilkan direktori yang sedang aktif
cp file direktori = menduplikasi file1 ke tujuan file2
cp –r folder “/ direktori “ = menyalin folder ke folder yang lain
cp *.exe “/ direktori “= menyalin semua file ber ekstensi tertentu ke folder tertentu
cp nama* “/ direktori” = menyalin semua file dengan nama tertentu ke folder tertentu
mv file “direktori_tujuan” = memindah file ke direktori tujuan
mv “file1.ext file2.ext” = memindah file dengan mengganti nama
rm “file” = menghapus file
rm –r “folder” = menghapus folder dengan isinya
rm –rf “folder” = menghapus folder secara paksa
find = mencari file dalam direktori
cat = melihat isi file
wc = mengetahui baris ,jumlah karakter danlain lain
whoami = mengetahui akun yang login
mkdir “nama direktori” = membuat folder pada direktori yang sedang aktif
ln -s “nama file” link = membuat link pada suatu file
touch “nama file” = membuat file kosong
more “nama file” = menampilkan konten dari file tersebut
head “nama file” = melihat 10 baris pertama isi file
tail “nama file” = melihat 10 baris terakhir isi file
ipconfig = melihat IP PC
date = menampilkan atau merubah tanggal
nano “nama file” = Mengedit file dengan text editor
pico -w “nama file” = Mengedit file dengan text editor tanpa fungsi word wrap
pico ”nama file” = Mengedit file dengan text editor
shutdown -h now = Mematikan komputer
Process Management
ps = menampilkan status proses yang sedang berjalan
pstree = menampilkan proses dalam bentuk hirarki pohon
ps –eH = menampilkan hubungan antara proses parent dan child
ps –ef = menampilkan hubungan antara proses parent dan child dan letak prosesnya
ps –u = melihat proses yang spesifik,yang ada di user
top = menampilkan proses yang sedang berjalan
htop = menampilkan proses yang sedang aktif dalam bentuk tampilan interktif (ada headernya)
kill %n “nomorjob” = menghentikan proses dengan (nomor job) tertentu
kill “PID” = menghentikan proses dengan (PID) tertentu
pkill “namaproses” = menghentikan proses dengan nama proses tertentu
killall “namaproses” = menghentikan semua proses pada nama proses tertentu
bg = menampilkan proses yang telah di suspend (pause)
fg = menjalankan proses yang telah di suspend (pause)
renice = mengubah prioritas suatu proses
Concurency
sudo = melakukan aksi sebagai super user
su = login sebagai root atau user lain
psswd = Mngganti password user
xhost + = Memberi atau menghapus akses host / user ke sebuah server
login = Masuk ke sistem / berpindah user
logout = Keluar dari sistem
Cheat Sheet Command Linux
Kali ini saya akan berabagi tentang macam macam Cheat Sheet yang ada pada Command Linux . untuk lebih jelasnya langsung saja check this out~
File Command
apt-cache “search nama aplikasi” = Mencari aplikasi yag sudah digunakan/didownload oleh apt-get
apt-cdrom add = Deteksi cd-rom
apt-get “instal letak & nama aplikasi” = Instal suatu aplikasi
apt-get update = Memeriksa pembaharuan dari aplikasi yang terinstal
apt-get upgrade = Memperbaharui aplikasi linux
ls = menampilkan daftar file dan folder di direktori yang sedang aktif
ls -a = menampilkan daftar file dan folder yang tersembunyi maupun tidak
ls -l = menampilkan daftar file dan folder beserta keterangan atributnya
ls -al = menampilkan daftar file dan folder dengan ditambah fungsi -a dan –l
cd “direktori/” = berpindah direktori sesuai nama yang dituju
cd~ = pindah ke direktori home
cd .. = pidah ke direktori sebelumnya
pwd = menampilkan direktori yang sedang aktif
cp file direktori = menduplikasi file1 ke tujuan file2
cp –r folder “/ direktori “ = menyalin folder ke folder yang lain
cp *.exe “/ direktori “= menyalin semua file ber ekstensi tertentu ke folder tertentu
cp nama* “/ direktori” = menyalin semua file dengan nama tertentu ke folder tertentu
mv file “direktori_tujuan” = memindah file ke direktori tujuan
mv “file1.ext file2.ext” = memindah file dengan mengganti nama
rm “file” = menghapus file
rm –r “folder” = menghapus folder dengan isinya
rm –rf “folder” = menghapus folder secara paksa
find = mencari file dalam direktori
cat = melihat isi file
wc = mengetahui baris ,jumlah karakter danlain lain
whoami = mengetahui akun yang login
mkdir “nama direktori” = membuat folder pada direktori yang sedang aktif
ln -s “nama file” link = membuat link pada suatu file
touch “nama file” = membuat file kosong
more “nama file” = menampilkan konten dari file tersebut
head “nama file” = melihat 10 baris pertama isi file
tail “nama file” = melihat 10 baris terakhir isi file
ipconfig = melihat IP PC
date = menampilkan atau merubah tanggal
nano “nama file” = Mengedit file dengan text editor
pico -w “nama file” = Mengedit file dengan text editor tanpa fungsi word wrap
pico ”nama file” = Mengedit file dengan text editor
shutdown -h now = Mematikan komputer
Process Management
ps = menampilkan status proses yang sedang berjalan
pstree = menampilkan proses dalam bentuk hirarki pohon
ps –eH = menampilkan hubungan antara proses parent dan child
ps –ef = menampilkan hubungan antara proses parent dan child dan letak prosesnya
ps –u = melihat proses yang spesifik,yang ada di user
top = menampilkan proses yang sedang berjalan
htop = menampilkan proses yang sedang aktif dalam bentuk tampilan interktif (ada headernya)
kill %n “nomorjob” = menghentikan proses dengan (nomor job) tertentu
kill “PID” = menghentikan proses dengan (PID) tertentu
pkill “namaproses” = menghentikan proses dengan nama proses tertentu
killall “namaproses” = menghentikan semua proses pada nama proses tertentu
bg = menampilkan proses yang telah di suspend (pause)
fg = menjalankan proses yang telah di suspend (pause)
renice = mengubah prioritas suatu proses
Concurency
sudo = melakukan aksi sebagai super user
su = login sebagai root atau user lain
psswd = Mngganti password user
xhost + = Memberi atau menghapus akses host / user ke sebuah server
login = Masuk ke sistem / berpindah user
logout = Keluar dari sistem
By :
Unknown
File
Command
apt-cache “search nama aplikasi” = Mencari aplikasi yag sudah digunakan/didownload oleh apt-get
Process
Management
sudo = melakukan aksi sebagai super user
su = login sebagai root atau user lain
psswd = Mngganti password user
apt-cache “search nama aplikasi” = Mencari aplikasi yag sudah digunakan/didownload oleh apt-get
apt-cdrom add = Deteksi cd-rom
apt-get “instal letak & nama
aplikasi” = Instal suatu aplikasi
apt-get update = Memeriksa pembaharuan dari aplikasi yang terinstal
apt-get upgrade = Memperbaharui aplikasi linux
ls
= menampilkan daftar file dan folder di direktori yang sedang aktif
ls -a = menampilkan daftar file dan folder yang tersembunyi maupun tidak
ls -l = menampilkan daftar file dan folder beserta keterangan atributnya
ls -al = menampilkan daftar file dan folder dengan ditambah fungsi -a dan –l
ls -a = menampilkan daftar file dan folder yang tersembunyi maupun tidak
ls -l = menampilkan daftar file dan folder beserta keterangan atributnya
ls -al = menampilkan daftar file dan folder dengan ditambah fungsi -a dan –l
cd “direktori/” = berpindah direktori sesuai nama yang dituju
cd~ = pindah ke direktori home
cd~ = pindah ke direktori home
cd ..
= pidah ke direktori sebelumnya
pwd
= menampilkan direktori yang sedang aktif
cp file direktori
= menduplikasi file1 ke tujuan file2
cp –r folder “/ direktori
“
= menyalin folder ke folder yang lain
cp *.exe “/ direktori “=
menyalin semua file ber
ekstensi tertentu ke folder tertentu
cp nama* “/ direktori”
= menyalin
semua file dengan nama tertentu ke folder tertentu
mv file “direktori_tujuan”
= memindah file ke direktori tujuan
mv “file1.ext
file2.ext” = memindah file dengan mengganti nama
rm “file”
= menghapus file
rm –r “folder”
= menghapus folder dengan isinya
rm –rf “folder” = menghapus folder secara paksa
find
= mencari
file dalam direktori
cat =
melihat isi file
wc = mengetahui baris
,jumlah karakter danlain lain
whoami =
mengetahui akun yang login
mkdir “nama direktori” = membuat folder pada direktori yang sedang aktif
ln -s “nama file” link = membuat link pada suatu file
touch “nama file” = membuat file kosong
more “nama file” = menampilkan konten dari file tersebut
head “nama file” = melihat 10 baris pertama isi file
tail “nama file” = melihat 10 baris terakhir isi file
mkdir “nama direktori” = membuat folder pada direktori yang sedang aktif
ln -s “nama file” link = membuat link pada suatu file
touch “nama file” = membuat file kosong
more “nama file” = menampilkan konten dari file tersebut
head “nama file” = melihat 10 baris pertama isi file
tail “nama file” = melihat 10 baris terakhir isi file
ipconfig
= melihat IP PC
date
= menampilkan atau merubah tanggal
nano “nama file”
= Mengedit file dengan text editor
pico -w “nama file”
= Mengedit file dengan text editor tanpa fungsi word wrap
pico ”nama file” = Mengedit file dengan text editor
shutdown -h now
= Mematikan komputer
ps
= menampilkan status proses yang sedang berjalan
pstree = menampilkan proses dalam bentuk hirarki pohon
Ps –eH = menampilkan hubungan antara proses parent dan child
Ps –ef = menampilkan hubungan antara proses parent dan child dan letak prosesnya
Ps –u = melihat proses yang spesifik,yang ada di user
top = menampilkan proses yang sedang berjalan
htop = menampilkan proses yang sedang aktif dalam bentuk tampilan interktif (ada headernya)
kill %n “nomorjob” = menghentikan proses dengan (nomor job) tertentu
kill “PID” = menghentikan proses dengan (PID) tertentu
pkill “namaproses” = menghentikan proses dengan nama proses tertentu
killall “namaproses” = menghentikan semua proses pada nama proses tertentu
bg = menampilkan proses yang telah di suspend (pause)
fg = menjalankan proses yang telah di suspend (pause)
renice = mengubah prioritas suatu proses
pstree = menampilkan proses dalam bentuk hirarki pohon
Ps –eH = menampilkan hubungan antara proses parent dan child
Ps –ef = menampilkan hubungan antara proses parent dan child dan letak prosesnya
Ps –u = melihat proses yang spesifik,yang ada di user
top = menampilkan proses yang sedang berjalan
htop = menampilkan proses yang sedang aktif dalam bentuk tampilan interktif (ada headernya)
kill %n “nomorjob” = menghentikan proses dengan (nomor job) tertentu
kill “PID” = menghentikan proses dengan (PID) tertentu
pkill “namaproses” = menghentikan proses dengan nama proses tertentu
killall “namaproses” = menghentikan semua proses pada nama proses tertentu
bg = menampilkan proses yang telah di suspend (pause)
fg = menjalankan proses yang telah di suspend (pause)
renice = mengubah prioritas suatu proses
Concurency
sudo = melakukan aksi sebagai super user
su = login sebagai root atau user lain
psswd = Mngganti password user
xhost +
= Memberi atau menghapus akses host /
user ke sebuah server
login
= Masuk ke sistem / berpindah user
logout
= Keluar dari sistem
By :
Unknown
File
Command
apt-cache “search nama aplikasi” = Mencari aplikasi yag sudah digunakan/didownload oleh apt-get
Process
Management
sudo = melakukan aksi sebagai super user
su = login sebagai root atau user lain
psswd = Mngganti password user
apt-cache “search nama aplikasi” = Mencari aplikasi yag sudah digunakan/didownload oleh apt-get
apt-cdrom add = Deteksi cd-rom
apt-get “instal letak & nama
aplikasi” = Instal suatu aplikasi
apt-get update = Memeriksa pembaharuan dari aplikasi yang terinstal
apt-get upgrade = Memperbaharui aplikasi linux
ls
= menampilkan daftar file dan folder di direktori yang sedang aktif
ls -a = menampilkan daftar file dan folder yang tersembunyi maupun tidak
ls -l = menampilkan daftar file dan folder beserta keterangan atributnya
ls -al = menampilkan daftar file dan folder dengan ditambah fungsi -a dan –l
ls -a = menampilkan daftar file dan folder yang tersembunyi maupun tidak
ls -l = menampilkan daftar file dan folder beserta keterangan atributnya
ls -al = menampilkan daftar file dan folder dengan ditambah fungsi -a dan –l
cd “direktori/” = berpindah direktori sesuai nama yang dituju
cd~ = pindah ke direktori home
cd~ = pindah ke direktori home
cd ..
= pidah ke direktori sebelumnya
pwd
= menampilkan direktori yang sedang aktif
cp file direktori
= menduplikasi file1 ke tujuan file2
cp –r folder “/ direktori
“
= menyalin folder ke folder yang lain
cp *.exe “/ direktori “=
menyalin semua file ber
ekstensi tertentu ke folder tertentu
cp nama* “/ direktori”
= menyalin
semua file dengan nama tertentu ke folder tertentu
mv file “direktori_tujuan”
= memindah file ke direktori tujuan
mv “file1.ext
file2.ext” = memindah file dengan mengganti nama
rm “file”
= menghapus file
rm –r “folder”
= menghapus folder dengan isinya
rm –rf “folder” = menghapus folder secara paksa
find
= mencari
file dalam direktori
cat =
melihat isi file
wc = mengetahui baris
,jumlah karakter danlain lain
whoami =
mengetahui akun yang login
mkdir “nama direktori” = membuat folder pada direktori yang sedang aktif
ln -s “nama file” link = membuat link pada suatu file
touch “nama file” = membuat file kosong
more “nama file” = menampilkan konten dari file tersebut
head “nama file” = melihat 10 baris pertama isi file
tail “nama file” = melihat 10 baris terakhir isi file
mkdir “nama direktori” = membuat folder pada direktori yang sedang aktif
ln -s “nama file” link = membuat link pada suatu file
touch “nama file” = membuat file kosong
more “nama file” = menampilkan konten dari file tersebut
head “nama file” = melihat 10 baris pertama isi file
tail “nama file” = melihat 10 baris terakhir isi file
ipconfig
= melihat IP PC
date
= menampilkan atau merubah tanggal
nano “nama file”
= Mengedit file dengan text editor
pico -w “nama file”
= Mengedit file dengan text editor tanpa fungsi word wrap
pico ”nama file” = Mengedit file dengan text editor
shutdown -h now
= Mematikan komputer
ps
= menampilkan status proses yang sedang berjalan
pstree = menampilkan proses dalam bentuk hirarki pohon
Ps –eH = menampilkan hubungan antara proses parent dan child
Ps –ef = menampilkan hubungan antara proses parent dan child dan letak prosesnya
Ps –u = melihat proses yang spesifik,yang ada di user
top = menampilkan proses yang sedang berjalan
htop = menampilkan proses yang sedang aktif dalam bentuk tampilan interktif (ada headernya)
kill %n “nomorjob” = menghentikan proses dengan (nomor job) tertentu
kill “PID” = menghentikan proses dengan (PID) tertentu
pkill “namaproses” = menghentikan proses dengan nama proses tertentu
killall “namaproses” = menghentikan semua proses pada nama proses tertentu
bg = menampilkan proses yang telah di suspend (pause)
fg = menjalankan proses yang telah di suspend (pause)
renice = mengubah prioritas suatu proses
pstree = menampilkan proses dalam bentuk hirarki pohon
Ps –eH = menampilkan hubungan antara proses parent dan child
Ps –ef = menampilkan hubungan antara proses parent dan child dan letak prosesnya
Ps –u = melihat proses yang spesifik,yang ada di user
top = menampilkan proses yang sedang berjalan
htop = menampilkan proses yang sedang aktif dalam bentuk tampilan interktif (ada headernya)
kill %n “nomorjob” = menghentikan proses dengan (nomor job) tertentu
kill “PID” = menghentikan proses dengan (PID) tertentu
pkill “namaproses” = menghentikan proses dengan nama proses tertentu
killall “namaproses” = menghentikan semua proses pada nama proses tertentu
bg = menampilkan proses yang telah di suspend (pause)
fg = menjalankan proses yang telah di suspend (pause)
renice = mengubah prioritas suatu proses
Concurency
sudo = melakukan aksi sebagai super user
su = login sebagai root atau user lain
psswd = Mngganti password user
xhost +
= Memberi atau menghapus akses host /
user ke sebuah server
login
= Masuk ke sistem / berpindah user
logout
= Keluar dari sistem
By :
Unknown
Sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia.
Langkah 3: Silahkan pilih negara untuk Indonesia terdapat di Others
Langkah 4: Setelah Other di pilih maka pilih Asia untuk negara Indonesia
Langkah 5: Pilih Indonesia
Langkah 6: untuk konfigurasi lokal pilih United States
Langkah 7: Pilih British English untuk konfigurasi keyboard
Langkah 8: Tunggu proses instalasi
Langkah 9 : Isikan hostname :
Langkah 10 : Isikan Domain name
Langkah 11 : Isikan Password untuk root
Langkah 12 : Masukkan lagi password untuk mengecek kebenaran password
Langkah 13 : Masukkan nama lengkap user
Langkah 14 : Masukkan username user
Langkah 15 : Masukkan password untuk user
Langkah 16 : Masukkan lagi password user untuk mengecek kebenaran password
Langkah 17 : Konfigurasi waktu (jam). Sesuaikan dengan daerah masing-masing :
Langkah 18 : Tunggu Proses ini selesai
Langkah 19: Partisi disk agar lebih mudah gunakan saja Guided – Use entire disk. Dengan catatan, bahwa PC / Laptop yang sedang Anda install akan digunakan seluruh space nya untuk Debian 7 Wheezy saja tanpa OS lain yang mendampingi. Jika ingin menyandingkan Debian 7 Wheezy dengan OS lain, Windows misalnya. Bisa menggunakan opsi Manual Partition
Langkah 20 : Pilih Drive yang akan di install Debian 7
Langkah 21 : Pilih All files in one partition. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda jika ingin membedakan partisi-partisi /home, /usr, /var, dll
Langkah 22 : Pilih “Finish partition and write changes to disk” untuk melanjutkan proses partisi :
Langkah 23: “Write Changes” pilih “Yes” :
Langkah 24 : tunggu proses instalasi Base System
Langkah 25 : “Scan another CD or DVD” pilih “No” saja. Jika Anda mendownload serial DVD yang lain. Silahkan dilanjutkan dengan memasukkan CD/DVD berikutnya. Yang fungsinya adalah untuk menambahkan repository lokal dengan bantuan CD/DVD tersebut :
Langkah 26: Use network mirror? Pilih No saja. Dalam hal ini kita menggunakan konsep instalasi awak saja. Sedangkan untuk pemilihan server repository, package, dll akan dilakukan nanti setelah proses instalasi awal selesai.
Langkah 27 : Lanjut dengan loading dari seluruh aplikasi yang dibutuhkan. Kemudian pada Configuring popularity-contest. Pilih No saja.
Langkah 28 : Pada Software Selection. Silahkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Pada praktek kali ini, saya memilih seluruh opsi yang ditawarkan. Tentunya kebijakan Anda dalam memilih apa yang akan di install akan mempengaruhi pada jumlah waktu yang dibutuhkan untuk proses penginstalan
So…. be wise to choose the Apps 
Langkah 29 : instalasi paket – paket sudah selesai.
Lanjut dengan Install GRUB (bootloader). Pilih “Yes” untuk instalasi pada MBR partition :
Langkah 30 : Pilih Continue untuk Menyelesaikan Instalasi :)))
Langkah 31 : Silahkan login broh ~
Makasih telah mengunjungi blog ini ~
INSTALASI OPERASI SISTEM DEBIAN 7
Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis
sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel linux
merupakan distribusi Linux yang populer dan berpengaruh. Debian
didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat
lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.
Debian terkenal dengan sikap tegas pada filosofi dari Unix dan
perangkat lunak bebas. Debian dapat digunakan pada beragam perangkat
keras, mulai dari komputer jinjing dan desktop hingga telepon dan
server. Debian fokus pada kestabilan dan keamanan. Debian banyak
digunakan sebagai basis dari banyak distribusi GNU/Linux lainnya.Sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia.
langkah 1: Setting BIOS agar booting awal dari CD / DVD ROM
Langkah 2: Pilih English Language sesuai default bahasa yang digunakan untuk instalasi Linux Debian 7
Langkah 4: Setelah Other di pilih maka pilih Asia untuk negara Indonesia
Langkah 5: Pilih Indonesia
Langkah 6: untuk konfigurasi lokal pilih United States
Langkah 7: Pilih British English untuk konfigurasi keyboard
Langkah 8: Tunggu proses instalasi
Langkah 9 : Isikan hostname :
Langkah 10 : Isikan Domain name
Langkah 11 : Isikan Password untuk root
Langkah 12 : Masukkan lagi password untuk mengecek kebenaran password
Langkah 13 : Masukkan nama lengkap user
Langkah 14 : Masukkan username user
Langkah 15 : Masukkan password untuk user
Langkah 16 : Masukkan lagi password user untuk mengecek kebenaran password
Langkah 17 : Konfigurasi waktu (jam). Sesuaikan dengan daerah masing-masing :
Langkah 18 : Tunggu Proses ini selesai
Langkah 19: Partisi disk agar lebih mudah gunakan saja Guided – Use entire disk. Dengan catatan, bahwa PC / Laptop yang sedang Anda install akan digunakan seluruh space nya untuk Debian 7 Wheezy saja tanpa OS lain yang mendampingi. Jika ingin menyandingkan Debian 7 Wheezy dengan OS lain, Windows misalnya. Bisa menggunakan opsi Manual Partition
Langkah 20 : Pilih Drive yang akan di install Debian 7
Langkah 21 : Pilih All files in one partition. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda jika ingin membedakan partisi-partisi /home, /usr, /var, dll
Langkah 22 : Pilih “Finish partition and write changes to disk” untuk melanjutkan proses partisi :
Langkah 23: “Write Changes” pilih “Yes” :
Langkah 24 : tunggu proses instalasi Base System
Langkah 25 : “Scan another CD or DVD” pilih “No” saja. Jika Anda mendownload serial DVD yang lain. Silahkan dilanjutkan dengan memasukkan CD/DVD berikutnya. Yang fungsinya adalah untuk menambahkan repository lokal dengan bantuan CD/DVD tersebut :
Langkah 26: Use network mirror? Pilih No saja. Dalam hal ini kita menggunakan konsep instalasi awak saja. Sedangkan untuk pemilihan server repository, package, dll akan dilakukan nanti setelah proses instalasi awal selesai.
Langkah 27 : Lanjut dengan loading dari seluruh aplikasi yang dibutuhkan. Kemudian pada Configuring popularity-contest. Pilih No saja.
Langkah 28 : Pada Software Selection. Silahkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Pada praktek kali ini, saya memilih seluruh opsi yang ditawarkan. Tentunya kebijakan Anda dalam memilih apa yang akan di install akan mempengaruhi pada jumlah waktu yang dibutuhkan untuk proses penginstalan
Langkah 29 : instalasi paket – paket sudah selesai.
Langkah 30 : Pilih Continue untuk Menyelesaikan Instalasi :)))
Langkah 31 : Silahkan login broh ~
Makasih telah mengunjungi blog ini ~
By :
Unknown
Dalam ilmu komputer, pencarian balok adalah algoritma pencarian heuristik yang mengeksplorasi grafik dengan memperluas simpul,dan algoritma yang merupakan optimasi dari pencarian best-first search yang mengurangi kebutuhan memorinya. Dalam Beam Search, hanya jumlah solusi parsial terbaik yang telah ditetapkan yang disimpan sebagai kandidat.
Beam Search membutuhkan tiga komponen sebagai inputnya, yaitu :
Adalah memori tempat menyimpan beam, dimana ketika memori dalam keadaan penuh dan node akan di tambahkan ke beam, maka node yang nilainya paling besar yang dihapus, jadi tidak akan melebihi memori yang tersedia.
Beam Search memiliki keuntungan yang berpotensi mengurangi perhitungan dan waktu pencarian. Selain itu, pemakaian memori dari pencarian ini jauh lebih sedikit daripada metode yang mendasari mtode pencarian ini. Kelemahan utama Beam Search adalah metode pencarian ini mungkin tidak dapat mencapai tujuan/hasil yang optimal dan bahkan mungkin tidak mencapai tujuan sama sekali. Pada kenyataannya, algoritma beam search berakhir untuk dua kasus: node tujuan yang diperlukan tercapai, atau node tujuan tidak tercapai dan tidak ada node tersisa untuk dieksplorasi.
Beam A*
Algoritma ini memberikan sedikit variasi pada A*, yaitu dengan membatasi simpul yang bisa disimpan di dalam OPEN. Ketika jumlah simpul di OPEN sudah melebihi batas tertentu, maka simpul dengan nilai f terbesar akan dihapus. Sedangkan jumlah simpul yang di dalam CLOSED tetap dibiarkan tanpa batasan karena simpul yang di dalam CLOSED memang tidak mungkin dihapus. Dengan membatasi jumlah simpul di OPEN, maka pencarian menjadi lebih terfokus seperti sinar (beam). Sehingga variasi ini dinamakan Beam A*.
Implementasi algoritma BA* sama dengan A* tetapi ada sedikit fungsi tambahan untuk pengecekan dan penghapusan simpul terburuk di OPEN.
Algoritma Beam A* menggunakan dua senarai : OPEN dan CLOSED. OPEN adalah adalah senarai (list) yang digunakan untuk menyimpan simpul-simpul yang pernah dibangkitkan dan nilai heuristiknya telah dihitung tetapi belum terpilih sebagai simpul terbaik (best node). Dengan kata lain, OPEN berisi simpul-simpul yang masih memiliki peluang (peluangnya masih terbuka) untuk terpilih sebagai simpul terbaik. Sedangkan CLOSED adalah senarai untuk menyimpan simpul-simpul yang sudah pernah dibangkitkan dan sudah pernah terpilih sebagai simpul terbaik. Artinya, CLOSED berisi simpul-simpul yang tidak mungkin terpilih sebagai simpul terbaik (peluang untuk terpilih sudah tertutup).
Terdapat tiga kondisi bagi setiap sukseror yang dibangkitkan, yaitu : sudah berada di OPEN, sudah berada di CLOSED, dan tidak berada di OPEN maupun CLOSED. Pada ketiga kondisi tersebut diberikan penanganan yang berbeda-beda.
Jika suksesor sudah pernah berada di OPEN, maka dilakukan pengecekan apakah perlu pengubahan parent atau tidak tergantung pada nilai g-nya melalui parent lama atau parent baru. Jika melalui parent baru memberikan nilai g yang lebih kecil, maka dilakukan pengubahan parent. Jika pengubahan parent dilakukan, maka dilakukan pula perbaruan (update) nilai g dan f pada suksesor tersebut. Dengan perbaruan ini, suksesor tersebut memiliki kesempatan yang lebih besar untuk terpilih sebagai simpul terbaik (best node).
Jika suksesor sudah pernah berada di CLOSED, maka dilakukan pengecekan apakah perlu pengubahan parent atau tidak. Jika ya, maka dilakukan perbaruan nilai g dan f pada suksesor tersebut serta pada semua “anak cucunya” yang sudah pernah berada di OPEN. Dengan perbaruan ini, maka semua anak cucunya tersebut memiliki kesempatan lebih besar untuk terpilih sebagai simpul terbaik (best node).
Jika suksesor tidak berada di OPEN maupun CLOSED, maka suksesor tersebut dimasukkan ke dalam OPEN. Tambahkan suksesor tersebut sebagai suksesornya best node. Hitung biaya suksesor tersebut dengan rumus f = g + h.
http://en.wikibooks.org/wiki/Artificial_Intelligence/Search/Heuristic_search/Beam_search
Suryanto ST. 2007. Artificial Intelligence. Bandung : Penerbit Informatika
BEAM A*
Beam Search membutuhkan tiga komponen sebagai inputnya, yaitu :
- Masalah yang akan di selesaikan Biasanya di tampilkan dalam bentuk grafik dan berisi kumpulan node yang tiap satu atau lebih node mengarah ke goal/hasil.
- Kumpulan aturan-aturan heuristik untuk pemangkasan Adalah aturan-aturan spesifik yang mengarah ke ruang masalah dan memangkas node yang tidak menguntungkan dari memori yang berhubungan dengan ruang masalah.
- Memori dengan kapasitas yang terbatas
Adalah memori tempat menyimpan beam, dimana ketika memori dalam keadaan penuh dan node akan di tambahkan ke beam, maka node yang nilainya paling besar yang dihapus, jadi tidak akan melebihi memori yang tersedia.
Beam Search memiliki keuntungan yang berpotensi mengurangi perhitungan dan waktu pencarian. Selain itu, pemakaian memori dari pencarian ini jauh lebih sedikit daripada metode yang mendasari mtode pencarian ini. Kelemahan utama Beam Search adalah metode pencarian ini mungkin tidak dapat mencapai tujuan/hasil yang optimal dan bahkan mungkin tidak mencapai tujuan sama sekali. Pada kenyataannya, algoritma beam search berakhir untuk dua kasus: node tujuan yang diperlukan tercapai, atau node tujuan tidak tercapai dan tidak ada node tersisa untuk dieksplorasi.
Beam A*
Algoritma ini memberikan sedikit variasi pada A*, yaitu dengan membatasi simpul yang bisa disimpan di dalam OPEN. Ketika jumlah simpul di OPEN sudah melebihi batas tertentu, maka simpul dengan nilai f terbesar akan dihapus. Sedangkan jumlah simpul yang di dalam CLOSED tetap dibiarkan tanpa batasan karena simpul yang di dalam CLOSED memang tidak mungkin dihapus. Dengan membatasi jumlah simpul di OPEN, maka pencarian menjadi lebih terfokus seperti sinar (beam). Sehingga variasi ini dinamakan Beam A*.
Implementasi algoritma BA* sama dengan A* tetapi ada sedikit fungsi tambahan untuk pengecekan dan penghapusan simpul terburuk di OPEN.
Algoritma Beam A* menggunakan dua senarai : OPEN dan CLOSED. OPEN adalah adalah senarai (list) yang digunakan untuk menyimpan simpul-simpul yang pernah dibangkitkan dan nilai heuristiknya telah dihitung tetapi belum terpilih sebagai simpul terbaik (best node). Dengan kata lain, OPEN berisi simpul-simpul yang masih memiliki peluang (peluangnya masih terbuka) untuk terpilih sebagai simpul terbaik. Sedangkan CLOSED adalah senarai untuk menyimpan simpul-simpul yang sudah pernah dibangkitkan dan sudah pernah terpilih sebagai simpul terbaik. Artinya, CLOSED berisi simpul-simpul yang tidak mungkin terpilih sebagai simpul terbaik (peluang untuk terpilih sudah tertutup).
Terdapat tiga kondisi bagi setiap sukseror yang dibangkitkan, yaitu : sudah berada di OPEN, sudah berada di CLOSED, dan tidak berada di OPEN maupun CLOSED. Pada ketiga kondisi tersebut diberikan penanganan yang berbeda-beda.
Jika suksesor sudah pernah berada di OPEN, maka dilakukan pengecekan apakah perlu pengubahan parent atau tidak tergantung pada nilai g-nya melalui parent lama atau parent baru. Jika melalui parent baru memberikan nilai g yang lebih kecil, maka dilakukan pengubahan parent. Jika pengubahan parent dilakukan, maka dilakukan pula perbaruan (update) nilai g dan f pada suksesor tersebut. Dengan perbaruan ini, suksesor tersebut memiliki kesempatan yang lebih besar untuk terpilih sebagai simpul terbaik (best node).
Jika suksesor sudah pernah berada di CLOSED, maka dilakukan pengecekan apakah perlu pengubahan parent atau tidak. Jika ya, maka dilakukan perbaruan nilai g dan f pada suksesor tersebut serta pada semua “anak cucunya” yang sudah pernah berada di OPEN. Dengan perbaruan ini, maka semua anak cucunya tersebut memiliki kesempatan lebih besar untuk terpilih sebagai simpul terbaik (best node).
Jika suksesor tidak berada di OPEN maupun CLOSED, maka suksesor tersebut dimasukkan ke dalam OPEN. Tambahkan suksesor tersebut sebagai suksesornya best node. Hitung biaya suksesor tersebut dengan rumus f = g + h.
http://en.wikibooks.org/wiki/Artificial_Intelligence/Search/Heuristic_search/Beam_search
Suryanto ST. 2007. Artificial Intelligence. Bandung : Penerbit Informatika
By :
Unknown
Resume Seminar Cloud Computing
cloud computing adalah segala
kegiatan dengan computer/
komputasi dan pengembangan berbasis Internet . cloud adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang
sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram
jaringan komputer tersebut, awan cloud dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi
dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu
metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi
informasi disajikan sebagai suatu
layanan (as a service), sehingga
pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang
ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur
teknologi yang membantunya. Menurut
sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu
paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di
komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer
tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan
lain-lain.
Tipe - tipe
cloud computing
- IAAS (Infrastructure as A Service)
- PAAS (Platform as A Service)
- SAAS (Software as A Service)
dan salah satu nya couldfoundry dan couldfoundry memiliki
layanan cloudfoundry-runtime, cloudfoundry-runtime adalah library Java untuk
berinteraksi dengan layanan Cloud Foundry. Ini menyediakan metode untuk
memperoleh pra-konfigurasi klien dan sifat sambungan. Ini juga menyediakan
namespace untuk mengkonfigurasi sambungan layanan dalam aplikasi Spring.
Cloud Foundry adalah implementasi dari PaaS yang dapat
disetup melalui 3 cara :
- Apt-get methode (Ubuntu)
- ensemble
- Chef
- ensemble
- Chef
Dan salah satu yang menggunakan
system couldfoundry sendiri adalah IBM perusahaan yang sejak 103 tahun lalu
bediri dan berkembang di dalam bidang teknologi informasi dan yang sekarang
telah melakukan terobosan baru yaitu dengan membuat IBM BlueMix.
IBM Bluemix merupakan layanan Cloud - Platform as a Service, yang
berfungsi sama seperti Google App Engine (Google), Microsoft Azure
(Microsoft), Heroku (Salesforce), dan Amazon Web Service (Amazon). Bluemix
dapat menjalankan berbagai aplikasi seperti website, mobile, big data, dan smart devices. Bluemix telah ada
sejak Februari lalu, dan pada bulan April tahun ini ada update yang masif.
IBM menambahkan banyak services (lebih dari 30 service). Engine dari
Bluemix sendiri berbasiskan layanan Cloud Foundry.
Keuntungan dari bluemix control system sendiri ialah dapat
meminimalisir konflik kode saat membuat aplikasi bersama orang lain (menyimpan
perubahan dan perbedaan dari 2 sumber kode yang berbeda, tidak langsung menimpa
satu sama lain)
By :
Unknown
Voice Recognition adalah suatu sistem yang dapat mengidentifikasi seseorang melalui suaranya, pada saat saya mencari pengertiaan dari voice recognition terdapat juga pengertian Speech Recognition yang hampir sama secara fungsinya. Tapi terdapat perbedaan antara keduanya, Voice Recognition mengidentifikasi siapa yang berbicara, tetapi Speech Recognition mengidentifikasi apa yang diucapkan.
Algoritma yang Digunakan
TUGAS AI
- Pengertian Voice Recognition
Hardware yang digunakan :
SoundCard, merupakan alat yang ditambahkan dalam suatu Komputer yang fungsinya sebagai input dan output suara untuk mengubah sinyal elektrik, menjadi analog maupun menjadi digital.
Microphone, Alat untuk mengubah suara yang melewati udara, air dari benda orang menjadi sinyal elektrik.
Processor/Komputer, Dalam proses suara digital menterjemahkan gelombang suara menjadi suatu simbol biasanya menjadi suatu nomor biner yang dapat diproses lagi. Saat pengunaan menggunakan mikrofon, soundcard berkualitas baik, sehingga akan mengurangi noise yang disebabkan karena terganggu sinyal monitor, pci slots.
Software pendukung Voice Recognition
Voice recognition sudah dikembangkan dalam waktu yang cukup lama, akan tetapi sampai saat ini aplikasinya masih sangat terbatas. Keterbatasannya karena sampai saat ini aplikasi-aplikasi voice recognition hanya berjalan di komputer desktop minimal.
Contoh :
1. Siri
2. Google Talk
3. Cortana
4. Shazam


Contoh :
1. Siri
2. Google Talk
3. Cortana
4. Shazam
Speaker recognition menggunakan fitur akustik ucapan yang ditemukan berbeda pada setiap orang. Ciri akustik tersebut disebabkan adanya perbedaan anatomi (seperti bentuk mulut dan tenggorokan) dan kebiasaan yang berbeda seperti (penekanan dan gaya bahasa). Perbedaan yang khas tersebut disebut “voiceprints“ yang menjadi suatu metode biometric.